Pengantar Crevir API
Crevir API adalah antarmuka RESTful berkelas enterprise yang memungkinkan Agensi dan Brand untuk mengintegrasikan infrastruktur data kreator serta otomasi kampanye Crevir langsung ke dalam perangkat lunak (ERP/CRM) internal mereka.
Sistem kami mengembalikan semua respons dalam format JSON standar, memudahkan konsumsi data menggunakan bahasa pemrograman modern apapun.
URL Dasar (Base URL)
Semua permintaan (request) API publik harus diarahkan ke URL berikut:
https://api.crevir.com/api/core
[!IMPORTANT] API ini mewajibkan koneksi HTTPS yang diamankan menggunakan TLS 1.2 atau lebih tinggi. Permintaan HTTP tanpa enkripsi akan ditolak oleh gateway kami.
Autentikasi (Authentication)
Crevir API menggunakan standar otentikasi Bearer Token. Anda harus menyertakan API Key yang valid pada header HTTP di setiap permintaan.
- Kunjungi Crevir Console.
- Masuk ke navigasi Settings > Developer.
- Klik Generate New Key.
- Simpan kunci rahasia tersebut dengan aman.
Contoh Implementasi Header
Sertakan header Authorization dengan format Bearer <API_KEY> pada setiap permintaan Anda:
curl -X GET "https://api.crevir.com/api/core/leaderboard" \
-H "Authorization: Bearer cvt_live_xxxxx" \
-H "Accept: application/json"
[!CAUTION] Jangan pernah mengekspos API Key Anda di sisi klien (frontend) seperti di dalam kode React, Vue, atau aplikasi seluler. Lakukan panggilan API murni dari backend server Anda untuk mencegah kebocoran kredensial.
Batas Permintaan (Rate Limits)
Guna melindungi stabilitas platform untuk seluruh klien enterprise, sistem kami memberlakukan pembatasan permintaan (Rate Limiting). Kuota standar bervariasi bergantung pada tier langganan organisasi Anda.
Setiap respons API dari sistem kami akan menyertakan header berikut untuk membantu Anda memantau sisa kuota:
X-RateLimit-Limit: Jumlah maksimum permintaan yang diizinkan dalam periode waktu tertentu (misalnya, per menit).X-RateLimit-Remaining: Sisa jumlah permintaan yang dapat dilakukan dalam window periode waktu saat ini.X-RateLimit-Reset: Timestamp UNIX yang menandakan kapan window pembatasan akan di-reset (di-nol-kan).
Apabila Anda melampaui kuota, sistem akan memutus akses sementara dan mengembalikan kode status HTTP 429 Too Many Requests.