Estimasi Tarif & Rate Card
Modul kompensasi Crevir mendekonstruksi kerumitan penentuan harga aset digital ke dalam parameter data yang gamblang, merampingkan tahap perumusan anggaran lintas departemen (YouTube, TikTok, dan Instagram).
Publikasi Rate Card Resmi
Entitas terverifikasi (verified talents) difasilitasi dengan kapabilitas untuk menetapkan komisi kontrak mereka ke basis sistem secara otonom. Katalog format terstruktur mendokumentasikan nilai untuk:
- Dedicated (Long-form): Eksplorasi narasi mendalam yang mendominasi seluruh durasi konten YouTube.
- Short-form (Shorts/Reels/TikTok): Produksi video vertikal yang menargetkan ledakan interaksi (virality).
- In-Stream Integration: Integrasi parsial berbasis penyebutan (ad-libs), menyisipkan eksposur pada bagian awal maupun tengah durasi rilis.
Mesin Valuasi Cerdas (Market CPV Inference)
Apabila parameter rilis resmi dari Kreator dalam kondisi tidak aktif atau stale, algoritma machine learning Crevir akan menginisialisasi kurva taksiran. Kalkulasi ini diproyeksikan dengan arsitektur ekuilibrium guna menciptakan posisi nilai yang adil dan menguntungkan antara Pengiklan dan Kreator.
1. Modal Dasar Kompensasi (Base Fee) Variabel baseline ini dibentuk sebagai perwakilan aset jerih payah waktu dan material (storyboarding, production gear, hingga pascaproduksi). Matriks parameter meliputi:
- Hierarki Basis Pengikut (Tiering): Disematkan melalui bobot kluster dari Nano ke ranah mega-Star di seluruh jaringan sosial.
- Diferensiasi Beban Platform: Setiap ekosistem memiliki tuntutan format yang bervariasi (contoh: beban komputasi durasi panjang di YouTube memiliki koefisien penagihan yang lebih berat dibandingkan distribusi kilat pada antarmuka TikTok).
2. Koefisien Kinerja Aktual (Performance Bonus) Pendapatan kumulatif turut menimbang impak organik. Formula menautkan Aggregate Average Views (Kerapatan penonton rata-rata bulanan) yang dioperasikan pada konversi industri yakni Effective Cost Per View (CPV).
3. Sabuk Fluktuasi Pasar (Market Variance) Harga eceran kampanye dituntut untuk mengakomodir ruang tawar menawar korporasi. Begitu matriks Dasar dan Kinerja dijumlah, engine akan menambahkan sabuk volatilitas elastis sekitar ±15%. Garis pembatas ini merender struktur batas bawah (Floor Price) dan atas (Ceiling Price), merekomendasikan area transaksi negosiasi yang rasional tanpa risiko penjatuhan martabat komersial Kreator.